MozambikApa yang menentukan sesuatu menjadi penting bagi masyarakat lokal di
lokasi manapun di dalam lanskap dimana mereka tinggal? Bagaimana hal itu dibandingkan
dengan nilai-nilai konservasi? CIFOR meminta sebuah tim dari Tropical Resource Ecology
Program (TREP) di University of Zimbabwe untuk menjawabnya. Taman Nasional Gorongosa (TNG)
di Mozambik dipilih sebagai lokasi penelitian karena tim TREP telah bekerja bersama pihak
berwenang disana dalam pelatihan perencanaan pengelolaan taman nasional.
Studi kasus ini telah memberikan kontribusi dalam proses perencanaan,
dengan mengembangkan pemahaman mengenai apa yang masyarakat rasa penting untuk mereka dan
dengan membantu menyampaikannya kepada pengelola taman nasional.

Meskipun tujuannya sama, TREP mengembangkan dan menggunakan sebuah
pendekatan yang berbeda dari yang
digunakan di Kalimantan. Pendekatan tersebut pertama kali mengembangkan sebuah model
konseptual eksplisit secara spasial tentang bagaimana masyarakat menilai lanskap
mereka, dan kemudian mengumpulkan informasi dari dua lokasi penelitian untuk menghadapkan
model tersebut pada keadaan sebenarnya. Pada kegiatan yang bersamaan tim membuat peta yang
menggambarkan nilai-nilai konservasi di dua tempat tersebut berdasarkan pengamatan
vegetasi yang mendetail. Kegiatan ini tidak melibatkan peserta lokal.
Pendekatan yang dilakukan di Mozambik menyajikan sebuah studi kasus
yang berlawanan sebagai pembanding untuk menambah pemahaman mengenai nilai lanskap. Lihat
"hasil dan pengalaman". Model
nilai lanskap yang dikembangkan oleh TREP ditampilkan dalam website Resilience
Alliance.
|