|
Akankah Sumatra terbakar kembali pada 2004?
Pertemuan di Palembang guna membahas kebakaran lahan gambut dan masalah kabut asap di Sumatra 10 -11 Desember 2003
(9 December, 2003) Sebuah pertemuan penting di Palembang pekan ini akan membahas tindakan, kebijakan pemerintah dan cara kerja industri yang dibutuhkan untuk menanggulangi kebakaran lahan gambut yang luas dan terus menerus serta masalah kabut asap.
Peserta pertemuan ini mencakup perwakilan dari Kementerian Kehutanan dan Kementerian Pertanian, perkebunan kelapa sawit dan perkebunan hutan, LSM, pusat-pusat penelitian dan komunitas lokal.
Kabut asap dari kebakaran yang terjadi tahun 1997/98 di Indonesia mempengaruhi kehidupan 35 juta orang di Indonesia dan juga di negara tetangga. Di Sumatera, puluhan ribu orang masuk rumah sakit untuk gangguan kesehatan akibat menghirup asap dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan kebakaran di kawasan hutan dan lahan gambut.
Kabut asap yang menyelimuti Indonesia dan kawasan lain di Asia Tenggara merupakan akibat dari luasnya kebakaran di lahan gambut Sumatera. Dan kini hal itu menjadi perhatian utama dalam penyusunan perencanaan wilayah kawasan ini. Dalam lima tahun sejak kebakaran ini menjadi berita dunia, masyarakat internasional telah menyediakan 30juta dolar AS untuk membiayai upaya penanggulangan masalah kebakaran di Indonesia ini. Walau demikian masalah ini tetap saja muncul.
Semiloka selama dua hari bertajuk, "Kebakaran di Lahan Gambut: Masalah dan solusi", dapat memberikan kesempatan baik bagi media untuk mendapatkan gambaran secara utuh luasnya masalah kebakaran lahan gambut di Sumatera, serta kemungkinan solusinya. Berbagai pembicara kunci dalam acara ini menyediakan diri untuk wawancara.
Semiloka Dua Hari
"Kebakaran di Lahan Gambut: Masalah dan solusi"
10-11 Desember 2003
Hotel Budi, Kompleks Ilir Barat Permai Blok D no. 26-32 Palembang 30134 Phone : 0711 377878
Guna mendapatkan kesempatan wawancara atau informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Yani Saloh di +62 251 622622 (CIFOR) atau melalui email: y.saloh@cgiar.org
Semiloka Dua Hari ini diselenggarkan oleh:
CIFOR - Center for International Forestry Research ICRAF - the World Agroforestry Center The European Union Bappeda Propinsi Sumsel Wetlands International ACIAR -The Australian Center for International Agricultural Research
|