Polex, our policy blog
Publications
Books
Book chapters
Journal articles
Working papers
Occasional papers
Livelihoods briefs
Info briefs
Environment briefs
Governance briefs
Fire briefs
Decentralisation briefs
Carbon briefs
Annual reports
Newsletters
Medium term plan
Resource centre
About the resource centre
Catalogue
Quick guide to our services
Toolkits
Domain
Criteria and Indicators
Flores
TROPIS
VegClass
Home > Knowledge > Publications > Governance briefs > CIFOR Governance briefs
Printer Friendly
CIFOR Publications search
CIFOR Governance briefs
Peluang dan tantangan untuk mengembangkan hutan kemasyarakatan: Pengalaman dari Malinau (2006).
Limberg, G.; Iwan, R.; Wollenberg, E.; Moeliono, M. details
PDF: Indonesian (1.3 MB)
Opportunities and Constraints to Community Forestry: experience from Malinau (2005).
PDF: English (0.3 MB)
Poverty in rural forest communities and its management: a case study in Malinau District (2006).
Rositah, E. details
PDF: English (0.9 MB)
Kemiskinan masyarakat desa sekitar hutan dan penanggulangannya: studi kasus di Kabupaten Malinau (2005).
PDF: Indonesian (0.4 MB)
Apakah Setelah Desentralisasi Hutan Penelitian Lebih Bermanfaat Untuk Masyarakat Lokal? (2005).
Wiati, C.B. details
PDF: Indonesian (0.8 MB)
Dampak kebijakan IPPK dan IUPHHK terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Malinau (2005).
Affandi, O. details
PDF: Indonesian (0.7 MB)
The impact of IPPK and IUPHHK on community economies in Malinau district (2006).
PDF: English (0.6 MB)
Bagaimana kebijakan dapat dikoordinasikan antara pusat, daerah dan masyarakat? (2005).
Angi, E.M. details
PDF: Indonesian (0.5 MB)
Mengembalikan kejayaan hutan kemiri rakyat (2005).
Yusran. details
Kopermas: masyarakat hukum adat sebagai tameng bagi pihak yang berkepentingan (2005).
Yulianti, A. details
PDF: Indonesian (0.3 MB)
Implementasi desentralisasi salah masyarakat adat menuai masalah (2005).
Gunawan, H. details
Mencari benang merah kelangsungan hutan adat ongkoe di Kabupaten Barru (2005).
Sukardi. details
Kupu-kupu sayap burung musnah, masyarakat pegunungan Arfak menderita (2005).
Sumarlan. details
Kehutanan daerah di era desentralisasi penghambat koordinasi? (2005).
Lestiawati, Y. details
Why are forest areas relevant to reducing poverty in Indonesia? (2004).
Wollenberg, E.; Belcher, B.; Sheil, D.; Dewi, S.; Moeliono, M. details
PDF: English (0.2MB) PDF: Indonesian (0.2 MB)